Trending

Transformasi IT PLN, Tingkatkan Daya Saing Hadapi Revolusi Industri 4.0

Transformasi IT PLN, Tingkatkan Daya Saing Hadapi Revolusi Industri 4.0
Dok. R. Akmal/Listrik Indonesia

Listrik Indonesia | Institut Teknologi PLN (IT PLN) berkomitmen menghadirkan inovasi dan teknologi dalam menghadapi era disrupsi digital. Perguruan tinggi di Indonesia yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PLN (YPLN) membangun infrastuktur fasilitas belajar mengajar, yaitu IT PLN Digital dan  Media.

Salah satu fasilitas uang telah dibangun berupa ruang pertemuan bergaya teater atau studi bioskop yang mampu menampung sekitar 100 orang. IT PLN Media  yang disebut “Ruang Pembangkit” terletak di Lantai 2, Menara PLN, Jl Lingkar Luar Barat, Cengkareng, Jakarta Barat, merupakan hasil kerjasama antara IT PLN dengan PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB), PT Sumberenergi Sakti Prima (SPP), dan PT Sumber Segara Primadaya (S2P).


 

Ruang pertemuan yang didominasi bangku berwarna biru, dilengkapi beragam fasilitas, diantaranya tampilan layar LED yang besar sebagai layar utama, kamera video untuk memfasilitasi komunikasi dua arah ketika melakukan video conference, dan peralatan sound system yang canggih. Sehingga ruangan ini dapat digunakan media untuk menggelar berbagai event secara digital melalui virtual meeting.

Rektor IT PLN Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa Mulyana K., MT., mengatakan IT PLN Media dan Digital merupakan salah satu langkah dan komitmen dalam mendorong transformasi IT PLN dalam menghadapi era disrupsi digital. “Setelah berganti nama STT-PLN, sejak tanggal 1 April 2020 menjadi Institut Teknologi PLN (IT PLN), kami terus melakukan pembnahan, baik ke dalam maupun keluar Kampus untuk memberikan citra terbaik IT PLN,” jelas pria yang akrab disapa Prof Iwa, kepada Listrik Indonesia, di Kampus IT PLN, Selasa (19/10/2021).

Dia menambahkan, khusus untuk pembenahan internal, kami terus merestorasi tampilan beberapa ruangan dan menambahkan beragam fasilitas penunjang lainnya dalam upaya mendukung proses belajar-mengajar. “Kondisi pandemi Covid-19 mengharuskan kami untuk lebih cepat dalam mengadopsi dan berinovasi melalui pemanfaatan teknologi berbasis internet. Diantaranya, kami bekerjasama dengan PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB), PT Sumberenergi Sakti Prima (SPP), dan PT Sumber Segara Primadaya (S2P) membangun fasilitas ruang pertemuan yang kami sebut “Ruang Pembangkit”. Fasilitas ini dapat digunakan untuk beberapa event acara, seperti seminar virtual,” jelas Prof Iwa.

Sebelumnya, Prof Iwa menambahkan, IT PLN telah membuka sejumlah program studi (prodi) baru untuk menjawab dan sesuai dengan kebutuhan pada era Revolusi Industri 4.0. “Dengan bertransformasinya IT PLN dan untuk meningkatkan kompetensi maka dibuka berbagai bidang ilmu baru,” ujar dia.

Ada tujuh prodi baru yang dibuka IT PLN, yaitu program Sarjana Teknik Tenaga Listrik, Teknik Sistem Energi, Teknik Industri, Kewirausahaan (Bisnis Energi), Rekayasa Sistem Komputer, Sistem Informasi, Teknik Lingkungan dan Geografi (Perencanaan Wilayah).“Program studi baru tersebut, diharapkan dapat melahirkan lulusan yang memiliki daya saing dan sesuai dengan kebutuhan zaman,” pungkas Prof Iwa. (TS)

 


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button