NEWS
Trending

Negosiasi Freeport, Indonesia Akan Miliki 51% Saham Tambang Emas di Papua

Negosiasi Freeport, Indonesia Akan Miliki 51% Saham Tambang Emas di Papua
Dari kiri: COE PT Freeport MC Moran Richard Adkerson, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri ESDM Ignasius Jonan. (Foto: Istimewa)
Listrik Indonesia | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI) akan dimiliki oleh Pemerintah Indonesia.
 
Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, keputusan ini didapat setelah PTFI bersedia melepas saham (divestasi) yang menjadi salah satu poin penting dari hasil negosiasi antarkedua belah pihak yang dimulai sejak April 2017 lalu.
 
“Pertama, ini mandat dari Bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan bisa diterima Freeport, divestasi yang akan dilakukan oleh Freeport adalah 51% total,” ungkap Jonan dalam keterangan pers di Gedung ESDM Jakarta beberapa waktu lalu, seperti yang dituliskan (31/08).
 
Menurutnya, mekanisme detail tentang pembahasan divestasi saham akan diselesaikan segera dalam pekan ini.
 
“Arahan Bapak Presiden supaya detailnya dapat diselesaikan dalam pekan ini. Mumpung CEO-nya Freeport (Richard Adkerson) ada di Jakarta. Jadi bisa komunikasi,” terang Jonan.
 
Bersama dengan itu Jonan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indarwati mengatakan, pemerintah akan terus mempercepat proses pembahasan divestasi serta partisipasi kepemilihan saham PTFI ke depannya.
 
“Pemerintah akan push lebih keras agar proses waktu bisa disepakati lebih cepat. Ini menyangkut juga siapa yang akan berpartisipasi bagaimana peraturan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD,” papar Sri Mulyani.
 
Melalui keputusan tersebut, PTFI telah mematuhi regulasi subsektor Minerba (Mineral Baubara) yang ditetapkan Pemerintah Indonesia terkait besaran divestasi saham sebesar 51%.
 
Hal ini merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. (RG)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button