NEWS
Trending

Menteri Jonan: Optimistis Target 2025 EBT Capai 23 Persen

Menteri Jonan: Optimistis Target 2025 EBT Capai 23 Persen
Listrik Indonesia | Pemanfaatan sumber energi per 2015-2017 masih didominasi oleh energi fosil. Menggenjot Energi Baru Terbarukan (EBT), target kapasitas listrik terpasang pada 2025 sebesar 45 Giga Watt (GW) sesuai dengan porsi 23%.

Pemerintah tetap optimistis. Menteri ESDM Ignasius Jonan yakin bahwa bauran energi di tahun 2025 bisa mencapai 23%, seiring naik-turunnya keyakinan akan pengembangan EBT. Saat ini, kapasitas listrik terpasang dari pembangkit listrik hanya 7.000 Mega Watt (MW) atau 7 GW. Dalam 8 tahun, ada 38 GW yang belum tercapai.

“Target pemerintah sudah jelas, tahun 2025 target EBT harus mencapai 23 persen,” jelas Jonan.

Sementara Ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Suryadharma mengatakan, dalam mencapai tujuan target 45 GW haruslah para stakeholder saling bersinergi, termasuk pelaku usaha. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan investasi di bidang EBT.

Menurutnya, hal pendukung lainnya, pelaku usaha memerlukan kepastian dari pemenrintah melalui aspek legal. Pemerintah juga perlu membuat roadmap teknologi yang ramah lingkungan dan lebih mengedepankan produk dalam negeri, karena teknologi yang digunakan saat ini masih impor. Ditambahkannya, perlu ada satu regulasi yang memberikan kepastian, seperti penerbitan Undang-undang Energi Baru Terbarukan. Regulasi ini dinilai lebih kuat daripada regulasi setingkat Peraturan Menteri dan lainnya. Sehingga dapat menjadi acuan agar pemerintah tidak merubah kebijakannya.

“Teknologi salah satu upaya dalam mendukung penggunaan EBT untuk mencapai 45 GW di 2025. Tahun 2006 Kemristek membuat buku didalamnya ada roadmap mengenai, riset dan pengembangan untuk melahirkan teknologi yang sesuai. Pengembangan EBT juga butuh strategi, patut diapresiasi Pemerintah memepercepat penggunaan EBT,”ucap Suryadharma yang dikutip CNNindonesia.com (25/10).

Menambah porsi EBT di dalam bauran energi memang tidaklah mudah. Diperlukan srategi dan tujuan, demi mengubah pola konsumsi energi masyarakat dan juga insentif tersendiri bagi pengembang energi baru terbarukan. (GC/fr)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button