NEWS
Trending

Masalah Tegangan Jadi Problem Kelistrikan di Aceh

Masalah Tegangan Jadi Problem Kelistrikan di Aceh
Jefri Rosadi, PT PLN Wilayah Aceh. (Foto: R Akmal)
Listrik Indonesia, Banda Aceh | General Manager PT PLN Wilayah Aceh, Jefri Rosadi mengungkapkan pasokan listrik di wilayah Aceh sering terkendala karena selama ini kelistrikannya 80 persen masih mengandalkan dari sistem Sumatera Utara.

"Problem utamanya adalah masalah tegangan yang jadi kendala sehingga keandalan listrik wilayah Aceh sering terganggu,"ungkap Jefri disela-sela wawancara dengan Listrik Indonesia di Kantor PLN Wilayah Aceh di kawasan Lampriet Banda Aceh, Rabu (3/1).

Lebih jauh Jefri memaparkan beban puncak Aceh saat ini nencapai sebesar 374 Mega Watt yang disupplai dari PLTU Nagan Raya dan dari Sumatera Utara.
"Dengan dibangunnya MPP Aceh 1 sebesar 50 MW dan PTMG Arun kapasitas 250 MW diharapkan akan memperkuat keandalan infrastruktur listrik dan katalisator tegangan,"imbuhnya

Terkait dengan pertumbuhan listrik diwilayahnya dia menjelaskan bahwa tahun 2017 ini hanya ada penambahan sekitar 3,3 persen dari target 5,5 persen.
Hal ini disebabkan pertumbuhan pelanggan listrik industri stagnan, sementara pelanggan terbesar masih di dominasi oleh rumah tangga.

Sebagai informasi pada tahun 2019 pasokan listrik di wilayah Aceh akan ada tambahan sebesar 400 MW.

"Dengan tambahan pasokan sebesar ini diharapkan listrik di Aceh akan mandiri. Selain itu tentu akan mendongkrak pertumbukan perekomian bagi masyarakat,"pungkas Jefri Rosadi. (DH)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button