CORPORATION Emission & Carbon ENVIRO NEWS
Trending

Karena Mobil Listrik, Revenue Pertamina Bakal Tergerus?

Karena Mobil Listrik, Revenue Pertamina Bakal Tergerus?
Artis Deddy Corbuzier mengisi baterai Mobil listriknya di SPKLU milik PLN Unit Induk Distribusi Jakarta. Saat ini, penggunaan mobil listrik semakin digandrungi masyarakat. (foto: net)
Listrik Indonesia | Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, revenue PT Pertamina (Persero) bakal tergerus gara-gara mobil listrik. Pasalnya, tidak sedikit masyarakat Indonesia akan meninggalkan kendaraan berbahan bakar fosil dan beralih ke kendaraan listrik. Hal ini diutarakan Budi dalam seminar Lemhanas, Selasa (6/10).

“Apa yang terjadi, yang akan terjadi 65% dari revenue Pertamina akan hilang, kemana, pindah ke PLN karena berubah jadi mobil listrik. Ya memang tidak akan 100% langsung terjadi mungkin butuh waktu 20 sampai 30 tahun,” ujar Budi, di Jakarta, Selasa (6/10).

Menurutnya, saat ini telah terjadi transisi energi dari penggunaan energi fosil (dalam hal ini, Bahan Bakar Minyak/BBM) ke energi baru terbarukan yang lebih ramah lingkungan. Saat ini, ungkapnya, pendapatan PT Pertamina (Persero) didominasi dari penjualan BBM.

“Income Pertamina itu, 60-65 persennya datang dari penjualan bahan bakar minyak (BBM). Transisi sistem energi kedua, yang terjadi apa, orang akan menjauhi energi yang berasal dari karbon yaitu BBM. Dan sudah mulai terlihat sekarang orang-orang muda seneng pakai mobil listrik,” katanya.

Untuk itu, pihaknya mendorong Pertamina dan BUMN lain agar menyikapi transisi energi ini dengan bijak. Dia berharap, setiap perusahaan berplat merah bisa terus beradaptasi dengan inovasi-inovasi terbaru untuk menjawab tantangan zaman. Sebagaimana transisi energi periode sebelumnya, ucapnya, akan melahirkan pemenang dan yang kalah.

"Ada perusahaan yang bangun, tumbuh menjadi hebat. Ada perusahaan tua yang tidak berubah dan mati," imbuhnya. (pin)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button