NEWS
Trending

Kapasitas Listrik Kalbar Ditambah 70 MW

Kapasitas Listrik Kalbar Ditambah 70 MW
Listrik Indonesia | PT PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat telah sukses menyelesaikan sejumlah proyek strategis untuk Sistem Kelistrikan di wilayah Kalimantan Barat.

Rachmad Lubis, General Manager PLN UIP Kalbagbar menerangkan, Sepanjang tahun lalu, PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP Kalbagbar) menambah pasokan listrik hingga 70 megawatt (MW) dari dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Juga pihaknya menyelesaikan proyek lainnya seperti memasang SUTT 150 kilo volt (kV) di jalur Ketapang–Sukadana dengan 213 tapak tower. Jaringan transmisi itu melintasi 4 kecamatan, serta 13 desa di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara. Selain itu, PLN UIP Kalbagbar juga menyelesaikan delapan gardu induk dengan daya mencapai 390 mega volt ampere (MVA), yakni Gardu Induk Sekadau 30 MVA, Ketapang 60 MVA, Sanggau 30 MVA, Sintang 60 MVA, Sukadana 30 MVA, Kota Baru Uprating 60 MVA, Mempawah Uprating 60 MVA, dan Gardu Induk PLTU PBSB 30 MVA.

“70 MW pada tahun lalu berasal dari PLTU Parit Baru Site Bengkayang 2X50 MW yang beroperasi pada Juli 2019, dan PLTU IPP Ketapang 2X6 MW pada Agustus tahun lalu,” ujarnya.

Hingga saat ini, daya mampu Sistem Kelistrikan Khatulistiwa mencapai 515 MW, dengan beban puncak hingga 338,2 MW. Dengan begitu, terdapat daya cadangan 176,8 MW yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan investasi dan pariwisata di Kalimantan Barat.

Adapun untuk Sistem Kelistrikan Sukaharja (Ketapang), daya tambahan yang dihasilkan dari PLTU IPP Ketapang 2x6 MW dapat digunakan untuk menstabilkan pasokan daya listrik di Tanah Kayong. (CR)

 

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button