NEWS
Trending

Jepang Komitmen Tanamkan Investasi Hingga Rp40 T

Jepang Komitmen Tanamkan Investasi Hingga Rp40 T
Listrik Indonesia | Sejumlah pelaku industri skala besar di Jepang akan membawa uangnya masuk ke Indonesia untuk berinvestasi, mencapai total Rp40 triliun hingga tahun 2023. Hal ini diungkap oleh Kementerian Perindustrian dan menjadi kabar baik yang diharapkan dapat terealisasi dengan cepat sehingga mampu meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat struktur manufaktur di dalam negeri.

“Kami sampaikan bahwa secara garis besar dari hasil pertemuan dengan pelaku industri di Jepang sangat produktif. Sudah ada beberapa komitmen untuk investasi baru dan pengembangan (ekspansi),” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dirilis Kemenperin.go.id, Jakarta, Selasa (19/11).

Menperin Agus melakukan one on one meeting secara maraton dengan delapan korporasi asal Negeri Sakura di Tokyo, Jepang pada Senin (18/11). Para investor tersebut, di antaranya adalah direksi Nippon Steel, Nippon Shokubai, AGC Inc, dan Toyota Group.

Menperin Agus mengaku menyerap banyak masukan dari pelaku industri Jepang yang berminat investasi di Indonesia. “Kami ingin mengeksplorasi dan mengetahui berbagai tantangan apa saja yang ditemukan oleh industri di lapangan,” ungkapnya.

Apabila disimpulkan belanja masalah yang diperolehnya dari para investor tersebut, Agus menilai tidak tidak terlalu banyak yang menganggu kegiatan investasi mereka di Indonesia. Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, antara lain mengenai pasokan bahan baku, upah pekerja, dan regulasi.

“Misalnya seperti Asahimas Group yang meminta diperhatikan suplai gas sebagai bahan baku atau paling tidak harga gas industri tidak naik lagi,” ungkapnya. Untuk merespons tentang harga gas industri, Menperin menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi di tingkat lintas kementerian seperti dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Apalagi, sekarang sudah ada aturan dari Menteri ESDM untuk menunda kenaikan harga gas dengan jangka waktu yang tidak ditentukan,” jelasnya. Agus menambahkan, para pelaku industri Jepang menilai bahwa peraturan Pemerintah Indonesia mengenai harga gas industri sudah cukup baik. (Fr)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button