NEWS
Trending

Inilah Resume Majalah Listrik Indonesia Edisi 79

Inilah Resume Majalah Listrik Indonesia Edisi 79
Cover Listrik Indonesia Edisi 79

Listrik Indonesia | Majalah Listrik Indonesia Edisi 79 telah terbit dengan double cover dan mengangkat Fokus Utama “Problematik Daya Saing Produk Lokal” yang diulas dari berbagai narasumber, seperti regulator, perusahaan/pabrikan, dan stakeholder lain.

Cover pertama adalah Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Periode 2021—2025 Dr. Ir. Herman Darnel Ibrahim, M.Sc. Herman Darnel memberikan pemikiran tentang strategi akselerasi pengembangan energi terbarukan ke depan. Dia memberikan solusi atas rencana pemerintah yang ingin membentuk Holding BUMN Panas Bumi, yaitu PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero) dan PT Geo Dipa Energi (Persero).

Herman Darnel menuturkan bahwa pembentukan holding BUMN geothermal itu akan mengurangi risiko sekaligus mempercepat pengembangan geothermal. Pasalnya, pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) memiliki risiko dan modal tinggi. Selain itu, mantan Direktur Transmisi PLN ini menilai pengembangan energi terbarukan di Indonesia akan lebih fokus jika digarap oleh BUMN tertentu, misalnya satu BUMN khusus, yaitu BUMN Energi Terbarukan. (Selengkapnya bisa dibaca di Cover Story Listrik Indonesia Edisi 79).

Cover kedua, Kepala BPPT Dr. Ir. Hammam Riza, M.Sc. IPU. yang memaparkan soal peran BPPT dan teknologi secara umum terhadap peningkatkan produk dalam negeri. Hamman menilai bahwa teknologi dan riset menjadi tulang punggung dalam meningkatkan daya saing produk lokal.

Fokus utama terdiri atas para regulator, yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Panjaitan yang menyoroti soal negara besar seperti Indonesia tidak boleh menjadi sekadar pasar impor dari produk luar negeri.

Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyoroti pentingnya investasi untuk meningkatkan perekonomian melalui peningkatkan produk lokal.

Menteri Perindustrian Agus Guwimang Kartasasmita menyoroti upaya Kemenperin dalam peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) melalui sertifikat TKDN. Menteri Perdagangan M. Lutfi menilai bahwa TKDN dapat menurunkan impor. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai bahwa kendaraan listrik akan membuka lapangan pekerjaan, sedangkan Menteri BUMN Erick Thohir menyoroti tentang peran industry listrik nasional dalam meningkatkan TKDN. Dilengkapi oleh Ketua Ikatan Motor Indonesia yang juga menjadi Ketua MPR Bambang Soesatyo.

Di Fokus Utama juga mengulas proyek 35.000 MW untuk meningkatkan TKDN yang disampaikan oleh Dirjen Ketenagalistrikan Kemenerian ESDM Rida Mulyana.

Tidak lupa, Fokus Utama mengupas pencapaian TKDN PLN melalui Direktur Mega Project & EBT M. Ikhsan Asaad dan Deputi Bidang Teknologi Informasi, Energi dan Material BPPT Eniya Listiani Dewi.

Analis Kebijakan Ahli Utama Kementerian Perindustrian Zakiyuddin juga memberikan penjelasan tentang target manufkatur lokal dalam memangkas ketergantungan produk impor.

Salah satu perusahaan yang memproduksi fast charging, PT High Volt Technology, juga memberikan ulasan tentang peran TKDN di industri kendaraan listrik. Perusahaan lain adalah PT Arlisco Elektrika Perkasa, PT Jotun Indonesia, PT EDMI Indonesia, PT Adyawinsa Electrical, PT Industri Baterai Indonesia, PT Bukaka Teknik Utama Tbk., PT Powerindo Prima Perkasa.

Selain itu, Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia, pengamat energi, dan anggota DPR juga turut memberikan ulasan terkait dengan problematic TKDN di Tanah Air.

Rubrik Voice of BOD mengangkat sosok Dirut PT Sucofindo (Persero) Bachder Djohan Buddin yang memaparkan tentang peran Sucofindo dalam memberikan sertifikat TKDN.

Rubrik Suara Pakar diisi oleh Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga Dr. Ir. Milton S. Pakpahan, MM, CERG yang mengulas tentang bisnis energi menuju era tatanan baru.

Rubrik Inovasi mengangkat terobosan Dirut ICON+ Yuddy Setyo Wicaksono melalui jaringan internet berkualitas ICONNET. Rubrik Lensa Daerah diisi oleh GM UIW PLN Aceh Abdul Mukhlis yang menyampaikan kondisi supply demand listrik di Serambi Makkah.

Tidak ketinggalan Rubrik Seremoni yang mengangkat inovasi PT Sumber Segara Prima dalam menghadirkan pembangkit bersih untuk Indonesia. Kemudian Editorial mengulas tentang para pemburu rente yang seringkali menjadi kendala dalam meningkatkan produk lokal karena terbiasa dengan keuntungan cepat dari produk impor.

Demikian resume Majalah Listrik Indonesia Edisi 79. Selamat menikmati sajian dari kami, semoga memberikan insight dan manfaat bagi Anda.


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button