NEWS
Trending

Indonesia Power Adakan O&M Collaboration Bersama PLN, Praktisi, dan IPP

Indonesia Power Adakan O&M Collaboration Bersama PLN, Praktisi, dan IPP
Listrik Indonesia - Jakarta Bertempat di Gedung Centennial Tower - Indonesia Power Head Office, Indonesia Power adakan workshop O&M Collaboration dengan mengusung tema "Reliability Improvement Boiler & Mill Coal Fired Power Plant". Workshop yang diprakarsai oleh Satuan Riset Inovasi dan Engineering Indonesia Power ini dilaksanakan dalam 3 hari yaitu dari tanggal 29 - 31 Oktoberr 2019. 

Acara ini menghadirkan praktisi dan expertise ternama, antara lain Prof. Dr. Ir. Winarto MSc yang merupakan Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Dr. Ir. Slameto Wiryolukito dari Institut Teknologi Bandung, Suwarno, PhD dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Akito Yoshida dari Mitsubishi Hitachi Power System, Stephen W. Borsani dari B&W Babcock & Wilcox, Kiyoshi Arai dari IHI Corporation Japan, Jad Yassine dari Howden Asia Pasific, Lain Hall dari IGS Cetek ltd dan Rajesh Modi dari VEGA Industries.

Acara ini terbilang sangat menarik karena dihadiri oleh beberapa tamu dan undangan insan pembangkit sistem Jawa Bali dan mancanegara yang memang expert dalam bidang engineering. Tujuan dari acara ini adalah menurunkan loss opportunity ganguan peralatan pembangkit melalui peningkatan reliability peralatan utama (boiler & mill) dengan menerapkan metode Reliability Centred Maintenance sebagai dasar membangun stategi maintanability peralatan pembangkit. Diharapkan, setelah acara ini peserta dapat memahami metode pemilihan material dan bahan coating sebagai dasar membangun strategy maintanability peralatan pembangkit dan dapat memahami klasifikasi material yang cocok digunakan dalam kondisi operasional boiler & mill.

Pada hari pertama, Direktur Operasi 1 PT Indonesia Power, M. Hanafi Nur Rifa’i berkesempatan membuka O&M Collaboration, dalam sambutannya Hanafi menyampaikan pentingnya acara ini karena berkaitan dengan makin berkurangnya suplai batu bara dengan nilai kalor tinggi, selain itu Hanafi menambahkan bahwa acara ini akan berlangsung sangat menarik, interaktif dan menjadi oase ilmu bagi pesertanya, “Kita para enjiner harus kreatif dan melakukan upaya dengan penggunaan low range coal”. Pungkas Hanafi. (DH)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button