AGENDA
Trending

FABA Primadona Baru Pengolahan Limbah PLTU

FABA Primadona Baru Pengolahan Limbah PLTU

Listrik Indonesia | Limbah hasil pembakaran batu bara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) atau yang disebut Fly Ash and Bottom Ash (FABA) menjadi primadona baru pengolahan limbah PLTU. Pasalnya, FABA mempunyai banyak manfaat, salah satunya untuk menunjung pembangunan kontruksi atau bisa menggantikan peran semen, dan pasir.

Dalam Webinar Pemanfaatan FABA untuk Pembangunan Ekonomi yang diselenggarakan PWI  Pusat. Sebagai salah satu narasumber Sri Andini, Komisaris Utama PT Bukit Pembangkit Inovative. Ia menyampaikan, bahwa FABA bisa dimanfaatkan untuk pembangunan proyek kontruksi pemerintah. Namun yang terpenting, pemerintah daerah perlu bekerja sama dengan PLTU yang ada di wilayahnya. Kerja sama bisa dilakukan melalui pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Konsumsi batu bara di Indonesia sebesar 80 Juta ton per tahun dengan kadar abu pada kisaran 6 – 10 persen, menghasilkan FABA sebanyak 4,8 – 8 juta ton per tahun. Lebih lanjut, Ia menjelaskan, Setelah dikeluarkan dari kategori limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) oleh Pemerintah. Ada tiga hal manfaat antara lain;

Pertama, untuk pemilik pembangkit bisa efisien terhadap pengeluaran operasional. Kedua, menjadi bahan baku untuk kebutuhan  infrastruktur sebagai penghematan Negara. Ketiga, kepada daerah-daerah di mana PLTU berada untuk tujuannya membantu masyarakat dalam hal ini sebagai program CSR dan harus dikoordinasikan dengan pemerintah daerah setempat

“Tidak hanya pemerintah daerah, pemerintah tingkat desa sekitar PLTU, diberikan kesempatan untuk memanfaatkan FABA untuk pembangunan. Karena dalam pemanfaatan FABA, pemerintah sudah mengarahkan PLTU mengutamakan kepentingan desa sekitar. Jadi dalam pemanfaatnya, pemerintah desa bisa membentuk BUMDes,” ujarnya. Jumat, (9/4/2021).

Baginya begitu besar manfaat FABA untuk kehidupan masyarakat. Sekarang perlu dimanfaatkan dengan baik. Apalagi, pemerintah bisa menghemat 30 persen biaya proyek kontruksi dengan pemanfaatan FABA.

Peran FABA dalam bidang konstruksi dapat menggantikan peran semen, sehingga ramah secara lingkungan dan hemat secara ekonomi. FABA dapat diproses menjadi bata ringan (light brick) yang sangat cocok untuk konstruksi bangunan bertingkat tinggi. FABA material yang kaya mineral, sangat potensial dimanfaatkan sebagai pupuk pada perkebunan, pertanian, dan ladang.

“Yang terpenting ketika FABA ini mulai diproduksi masal, alangkah baiknya pemilik  PLTU jangan menjadikan lahan bisnis baru, tetapi jadikan ini sebagai tujuan membantu masyarakat dan Negara,” pungkasnya.

 


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button