NEWS
Trending

Ekspor Kabel Indonesia Diprediksi Meningkat Tahun Ini

Ekspor Kabel Indonesia Diprediksi Meningkat Tahun Ini

Listrik Indonesia | Meski sedang dilanda pendemi, tampaknya industri kabel mulai meningkatkan produksinya. Baru-baru ini Pemerintah Ukraina membuka peluang peningkatan ekspor produk kabel Indonesia ke Ukraina.

Produk kabel Indonesia terbebas dari pengenaan safeguard duty atau Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) Pemerintah Ukraina. Hal ini lantaran Produk kabel telah diinvestigasi yang meliputi produk kabel terisolasi, kabel serat optik, serta kabel dan konduktor listrik terisolasi lainnya.

Department of Foreign Economic Activity and Trade Protection Ukraina selaku otoritas penyelidikan merekomendasikan penerapan BMTP selama tiga tahun dengan margin sebesar 23,5 persen untuk semua negara, kecuali Indonesia dan sejumlah negara berkembang yang memiliki share impor di bawah 3 persen.

Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi mengungkapkan, dibebaskannya Indonesia dari BMTP ini memberi peluang bagi eksportir kabel Indonesia untuk meningkatkan ekspor ke Ukraina. “Pemerintah merespons dan menyambut baik keputusan Ukraina untuk membebaskan produk kabel Indonesia dari Bea Masuk Tindakan Pengamanan. Tentu hal ini memberi peluang bagi eksportir kabel Indonesia untuk dapat membuka dan memperluas akses pasar di Ukraina,” ujar Mendag Lutfi.

Kinerja ekspor produk kabel Indonesia ke dunia cenderung mengalami tren peningkatan dalam lima tahun terakhir (2016—2020), salah satunya untuk produk kabel serat optik. Tercatat nilai ekspor produk tersebut pada 2016 sebesar US$ 2,59 juta dan meningkat hingga US$ 4,37 juta pada 2020. Adapun Pasar utama ekspor kabel serat optik Indonesia adalah Jepang, Filipina, Malaysia, dan Singapura.


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button