NEWS
Trending

DPR: PLN Segera Selesaikan Proyek 35 Ribu Sesuai Target

DPR: PLN Segera Selesaikan Proyek 35 Ribu Sesuai Target
Listrik Indonesia | PT PLN (Persero) diminta tetap optimis dalam menyelesaikan Proyek Kelistrikan 35.000 Mega Watt (MW) sesuai dengan target di 2019 mendatang. Meski banyak yang beranggapan proyek ini akan meleset dari target.
 
Anggota Komisi VII ‎DPR Satya Widya Yudha mengungkapkan, PLN harus tetap berupaya mewujudkan infrastruktur kelistrikan berupa pembangkit dan transmisi sesuai target dalam proyek 35 ribu MW meski hal tidak mudah dilakukan.
 
“Justru kita tetap minta Program 35 ribu MW tetap berjalan dengan target pembangunan yang sudah disepakati di awal,” kata Satya di Jakarta, Senin (5/9).
 
Adapun target proyek 35 ribu MW antara lain terdiri dari 402 pembangkit listrik, 732 paket transmisi sepanjang 46.597 kilo meter sirkuit (Kms), dan 1.375 gardu induk berkapasitas 108.789 MVA. Ia menyebut, agar program tersebut dapat terealisasi sesuai dengan target yang seharusnya.
 
“Pemerintah dan PLN melakukan berbagai langkah yang memudahkan pembangunan pembangkit dan transmisi,” terangnya.
 
Menurutnya, Pemerintah harus melakukan kemudahan izin, pembebasan lahan dan proses jual beli listrik (Power Purchase Agreement /PPA)‎ dari pembangkit listrik yang dibangun swasta atau Independent Power Producer (IPP) khususnya untuk pembangkit yang menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT) dan gas.
 
“Maka tugas pemerintah untuk memudahkan izin, baik itu izin PPA atau menyangkut ketersediaan lahan, harus murah disepakati harga jual listrik yang dibangkitkan EBT,” ungkap Satya.
‎‎
Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, perkembangan program kelistrikan 35 ribu MW saat ini berjalan dengan baik. Pihaknya sedang menghitung pembangkit yang bisa beroperasi pada 2019 dan yang masih dalam tahap pembangun sampai waktu yang ditetapkan.
 
“Saya kira berjalan dengan baik. Kita mau hitung berapa MW yang selesai tahun‎ 2019, berapa yang under construction,” ujar dia di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, beberapa waktu lalu.
 
Menurut Luhut, seluruh pembangkit yang masuk dalam program kelistrikan 35 ribu MW akan dibangun sebelum 2019. Tetapi,  masih menyisakan 10 ribu MW yang masih dalam tahap pembangunan pada 2019.
 
“Seluruhnya sepertinya 2019 akan selesai, tapi mungkin 10.000 MW under construction,” ungkap Luhut.
 
Dengan begitu, lanjut Luhut, pembangkit yang masuk dalam program kelistrikan 35 ribu MW baru bisa menghasilkan listrik sebanyak 20 ribu MW‎ pada 2019. “Jadi yang selesai 20.000-an MW yang sudah COD,” ujar Luhut.
 
Namun, PLN mengklaim proyek kelistrikan 35 ribu MW masih berjalan lancar, ‎rencananya akan ada perjanjian jual beli listrik PPA pada 2016 sebesar 16 ribu MW.  (GF)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button