NEWS
Trending

Dirut Geo Dipa: 18 Tahun Harus Bikin Terobosan

Dirut Geo Dipa: 18 Tahun Harus Bikin Terobosan
Listrik Indonesia | Di usianya ke-18, PT Geo Dipa Energi (Persero) merayakan secara sederhana dengan menerapkan protokol Covid-19 di dua unit wilayah kerjanya Dieng-Patuha, dan di Kantor Pusatnya, Jakarta, pada Kamis (9/7/2020). Pada hari jadinya, Pimpinan perusahaan memberikan pesan khusus kepada seluruh karyawannya.

Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero) Riki F Ibrahim mengatakan, kemajuan pesat Geo Dipa selama 18 tahun ini mulai dari proyek Dieng-Patuha unit 1 hingga tahap unit 2 merupakan bentuk kerja sama yang baik antarbidang. Ia bersyukur atas kerja keras Direksi dan seluruh karyawan Geo Dipa diberi kepercayaan penugasaan untuk mengelola pembangkit listrik tenaga panas bumi yang ada di Indonesia.

“Suksesnya Geo Dipa bukan hanya hasil kerja saya saja, tetapi juga pemimpin terdahulu dan para karyawan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Riki menjelaskan, pada 2019 ada peningkatan dari sektor riil mencapai Rp138 miliar. Pada 2020 hingga 2021 diharapkan bisa naik hingga 2-3 kali lipat. Baginya, dengan adanya pandemi Covid-19 bukan alasan untuk kerja tidak maksimal, justru ini merupakan tantangan dan pembuktian menjadi perusahaan yang terbaik.

Sosok Pria cerdas dan tegas ini berpesan untuk seluruh karyawannya, agar dalam bekerja jangan Business as usual. Tetapi harus Work and Detail dengan begitu kesalahan kerja dapat diminimalisir dan memberikan solusi.

“Dalam melakukan setiap pekerjaan kita harus buat terobosan, kita juga harus belajar dari mitra kerja. Kelebihan mereka harus kita ambil, itu kunci sukses membangun perusahaan,” tegasnya.

Untuk Geo Dipa, ia berharap di masa mendatang hal-hal yang berkaitan untuk mengembangkan panas bumi, baik itu dari pemerintah dan developer bisa berkonsultasi dan bekerjasama dengan Geo Dipa. 

“Di Unit Patuha dari hasil produksi, mereka berkomitmen menyumbang setengah triliun rupiah untuk negara,” pungkas Riki. (CR/Fr)

 

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button