Activity CORPORATION NEWS
Trending

Data Layanan Listrik Dimanfaatkan Program KPR Bersubsidi

Data Layanan Listrik Dimanfaatkan Program KPR Bersubsidi
Ilustrasi: Berbagai bentuk pelayanan kelistrikan oleh PLN [Foto: web.pln.co.id - LISTRIK INDONESIA]

Listrik Indonesia - PT PLN (Persero) meneken kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Tepatnya dengan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR.

Penandatanganan nota kesepahaman dilaksanakan bersamaan dengan agenda yang sama antara PLN dengan sembilan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang konstruksi di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (31/3/2021).

Penandatanganan dilakukan langsung Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini dengan Menteri BUMN Basuki Hadimuljono. Hadir dalam acara Menteri BUMN Erick Thohir.
 
Sinergi perusahaan setrum plat merah dengan Kementerian PUPR bertujuan mengembangkan integrasi data layanan listrik untuk memaksimalkan program Kredit Perumahan Rakyat (KPR) Bersubsidi. 

BACA JUGA: Komitmen Dukung Kementerian PPN/Bappenas, PLN Perbolehkan Pemanfaatan Data Kelistrikan

Dalam sambutannya, Menteri Basuki mengatakan melalui integrasi yang baik dengan PLN, kementeriannya memiliki gambaran terkait keterhunian rumah bersubsidi yang berdampak pada ketepatan sasaran penyaluran Dana FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan). 

FLPP merupakan dukungan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang pengelolaannya dilaksanakan Kementerian PUPR. 

Dengan integrasi juga membantu Kementerian PUPR mengetahui rumah mana yang sudah dibangun dan sudah terhuni melalui catatan data pemakaian listrik.

"Dengan integrasi data tersebut, pemerintah melalui Kementerian PUPR dapat memantau keterhunian rumah bersubsidi melalui data pengguna listrik. Dengan demikian, diharapkan alokasi subsidi melalui KPR bersubsidi dapat lebih termonitor dan tepat sasaran," tutur Basuki. (RE)


 

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button