CSR ENVIRO NEWS
Trending

Berkat Limbah Batu Bara PLTU Tanjung Jati B, Rumah Tumiasih Jadi Kokoh

Berkat Limbah Batu Bara PLTU Tanjung Jati B, Rumah Tumiasih Jadi Kokoh
Kondisi rumah Tumiasih sebelum dibedah. (tangkapan layar)
Listrik Indonesia | Berada di dekat PLTU Tanjung Jati B, Tumiasih harus rela memiliki rumah berdinding bambu. Sepintas, rumah ibu dua anak ini cukup mengkhawatirkan. Bilik bambu yang terlihat bolong, lantai beralaskan tanah, hingga genteng bocor.

Namun, berkat pemanfaatan limbah batu bara PLTU Tanjung Jati B, rumah Tumiasih menjadi kokoh. PLN Tanjung Jati B mengembangkan inovasi dalam memanfaatkan fly ash dan bottom ash (FABA) untuk dijadikan batako, paving, dan beton pracetak. Saat ini, produk tersebut telah digunakan untuk kegiatan CSR Bedah Rumah Tidak Layak Huni.

"Harapan kami, dengan bantuan ini terjalin rasa kasih sayang, silaturahmi yang baik dari PLN Tanjung Jati B dengan warga sekitar. Sehingga ada manfaat yang bisa diterima dengan program ini," ujar Asisten Manajer CSR PLN Tanjung Jati B, Wahyu Mahaputra dalam tayangan video, dikutip Selasa (20/10).

Dengan transformasi FABA ini, katanya, diharapkan mampu menggantikan pasir dalam beton, sehingga dapat mengurangi penambangan pasir yang merusak alam. Dalam skala yang lebih besar, efisiensi harga pembuatan beton dari FABA akan meningkatkan laju pembangunan infrastruktur nasional.

Kepala Desa setempat, Abdul Jamal mengapresiasi langkah PLN Tanjung Jati B untuk membedah rumah warga tidak mampu. Dengan adanya program itu, PLN semakin kuat menjalin sinergitas dengan pemerintah desa sekitar.

Tumiasih sendiri terlihat berkaca-kaca mendapat program bantuan bedah rumah itu. Buruh serabutan yang biasa menolong tetangganya untuk mencuci pakaian atau bahkan jadi buruh tani ini rela tinggal di rumah tidak layak huni karena faktor ekonomi.

"Nggak apa-apa sih sederhana juga. Yang penting nyaman. Saya senang banget (rumahnya jadi bagus). Terimakasih PLN Tanjung Jati B telah membangun rumah kami jadi lebih bagus," ucap Tumiasih pelan sambil menitikkan air mata bahagianya. (pin)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button